jump to navigation

PIDACIL (PIDATO CILIK) April 7, 2010

Posted by tpqalmunawaroh in Uncategorized.
trackback

PEMUDA HARAPAN

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُاللهِ وَبَرَكَا تُه
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ , اَلْحَدُ للهِ الَّذِ ى اَنْعَمَنَا بِاْلإِسْلاَ مِ وَ الْعُلُوْمِ.
أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّالله وَاَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ .
اَللَّهُمَّ صَلِّى عَلي َسَيِّدِنَا مُحَمَّدٍاوَعَلىَ آلِى َسَيِّدِنَا مُحَمّدٍ وَرَضِيَ اللهَ تَباَرَكَ عَنْ كُلِّ صَحَا بَةَََ رَسُوْلُ اللهِ أَجْمَعِيْن.
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ .
يَرْ فَعِ اللهَ الذِيْنَ اَمَنُوْامِنْكُمْ وَالَّذِ يْنَ اُوْ تُوااْلعِلْمَ دَ رَ جَا تِ . اَمَّا بَعْدُ .
Yang terhormat Ketua Muhadhoroh
Yang terhormat pembicara
Yang terhormat pembawa acara
Dan saudara-saudara sekalian

Segala puji bagi Alloh yang telah menciptakan alam semesta beserta isinya untuk kesejahteraa dan kepentingan manusia. Tuhan yang kasih sayangnya tidak terhingga, Tuhan yang kekuasaan-Nya tiada yang menandinginya, Tuhan yang maha tinggi dan maha mulya. Hanya kepada-Nya kita menyembah da berserah diri, dan hanya kepada-Nya kita memohon pertolongan.
Sholawat serta salam tak lupa kita sanjungkan kepada Nabi Muhammad SAW, Nabi yang berakhlak Al-Qur’an dan yang maksum dari segala dosa.
Saya ucapkan terima kasih kepada pembawa acara yang telah memberi saya kesempatan untuk menyampaikan pidato pada kesempatan ini. Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan sebuah judul : PEMUDA HARAPAN
Saudara-saudara yang dirohmati Alloh :
Alloh berfirman dalam Al-Qur’an yang artinya :
“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk seluruh manusia, menyuruh kepada yang baik dan mencegah kepada yang mungkar dan beriman kepada Alloh” (QS. Ali Imron : 11)

Dalam ayat tersebut, umat Islam merupakan umat yang terbaik penciptaannya. Umat yang memiliki keunggulan dibanding umat lainnya. Umat Islam ditakdirkan memiliki keunggulan dalam kaitanya sebagai kholifah dimuka bumi. Akan tetapi kondisi umat islam saat ini belum menunjukan keunggulan yang sebenarnya. Seandainya kita bersikap jujur dan merenungkan kembali kondisi umat Islam saat ini. Kemerosotan da kemunduran umat islam dikarenakan sikap umat islam tahap demi tahap telah meninggalkan taulada dari pribadi yang mulia, Nabiyulloh Muhammad SAW.
Faktor inilah yang menjadikan umat islam kehilangan potensi dan keunggulan. Potensi ilmu pengetahuan yang bersumber dari Al-Qur’an merupakan bukti nyata, akan tetapi kita justeru cenderung meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan menjadikan tren hedonisme sebagai tuntunan kehidupan kita.
Sebagai pemuda yang akan memegang nasib umat dimas mendatang, kita seharusnya mulai menyadari dan mengadakan perubahan mulai sekarang. Kita seharusnya tidak mengikuti meniru pola kehidupan pemuda pemudi yang lebih mengidolakan artis daripada ulama. Kita lebih mengenal lagu-lagu yang tidak mendidik daro pada fatwa-fatwa ulama, hadist-hadist nabi bahkan kandungan Al-Qur’an. Pergaulan pemuda-pemudi sudah begitu bebas, mereka bergaul dengan pergaulan ala barat, dan meninggalkan pergaulan ala timur yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral.
Sebagai pemuda yang berperan ditengah umat dimasa datang, Kita harus mampu dan memiliki kemampuan untuk memimpin tampil didepan, menjunjung tinggi kebenaran dan selalu bersikap dam bertindak demi kemaslahatan umat islam. Kita harus memberi manfaat kepada masyarakat dan jangan pernah menjadi beban dan penyakit ditengah-tengah masyarakat.
Saudara-saudara yang rahmati Alloh…
Sebagai generasi yang akan mengubah masa depan umat dan bangsa, kita harus mulai meningkatkan etos belajar, fikir dan kerja kita. Kita tidak akan mendapat hasil yang kita inginkan tanpa kesungguhan untuk merainya. Seperti seorang yang hendak mendaki gunung, ia mesti melangkah di langkah pertama, kelangkah kedua, sehingga ribuan langkah ditempuh untuk mencapai puncak gunung. Itulah gambaran kehidupan kita saat ini. Agar mencapai hari esok yang cerah, kita harus melewati hari ini dengan kesungguhan. Itulah kunci sukses bagi kita, pemuda yang akan memerankan peran sebagai pelaku kehidupan dimasa mendatang.
Oleh karena itu, tidak ada istilah menyerah, tapi kita harus melangkah maju demi langkah menuju kesuksesan. Semoga hari esok menanti kita dengan senyuman.
Saudara-saudara yang dirahmati Alloh
Cukup sekian pidato dari saya kurang lebinya mohon maaf.
Akhirul kalam…
وَالسَّلاَم ُعَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُاللهِ وَبَرَكاَتُه

About these ads

Komentar»

No comments yet — be the first.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: